Monday, Dec 11th

Last update:11:48:26 PM GMT

RSS
You are here: Home Highlights

Highlights

Intraco Penta (INTA) anggarkan US$ 100 juta untuk akuisisi KP batubara dan nikel

INTA anggarkan US$ 100 juta untuk akuisisi KP batubara dan Nikel pada 2011. Perseroan telah membidik dua KP batubara di Kalimantan dan satu KP nikel di Sumatera. Total cadangan batubara dan nikel dari tiga KP yang dibidik mencapai 100 juta ton. 

Central Proteinaprima (CPRO) targetkan pendapatan Rp 5.9 triliun

CPRO targetkan pendapatan Rp 5,9 triliun pada 2010. Target tersebut turun 15,76% dibandingkan tahun 2009 sebesar Rp 6,83 triliun. Pada 2011 pendapatan diproyeksikan tumbuh 33,9% menjadi Rp 7,4 triliun, dan hingga 2015 pendapatan diproyeksikan mencapai Rp 9,4 triliun.

Media Nusantara Citra (MNCN) akuisisi 90% saham GLD Investment

GLD bergerak dibidang layanan IT, penerbitan dan pemilik properti sewaan yang berbasis di Singapura yang total transaksinya mencapai Sin$ 1,53 juta (Rp 10,45 miliar). Sebelumnya MNCN bersama Link-tone Ltd, anak usaha MNCN di Tiongkok, mengakuisisi perusahaan multimedia berbasis di UEA sebesar S$ 9,75 juta dimana porsi kepemilikan MNCN sebesar 25%.

Pelat Timah Nusantara (NIKL) bukukan penjualan Rp 1.06 triliun

Hingga kuartal III-2010, penjualan tersebut tumbuh 19,66% yoy dibandingkan Rp 890 miliar dan laba bersih melonjak lebih 98% menjadi Rp 60 miliar dari Rp 30,2 miliar. 

Bank Tabungan Pensiunan (BTPN) akan rights issue

BTPN akan rights issue Rp 1 triliun dan terbitkan obligasi Rp1,25 triliun. BTPN telah menunjuk Danareksa Sekuritas, CIMB Securities dan Indo Premier Securities sebagai underwriter. Melalui right issue, BTPN berencana untuk memperkuat rasio permodalan antara 4%-5% menjadi di level 20%, namun perseroan belum memastikan berapa total saham yang akan dilepas di rights issue. 

 

Komentar analis: Dalam pandangan kami, right issue akan memberikan dampak positif untuk mengakomodasi pertumbuhan kredit per tahun yang kami estimasi mencapai 30%. Selain itu rasio permodalan per 2Q10 juga sudah berada di level 16,5%, jauh dibawah level estimasi kami untuk akhir tahun 2010 di 18%. BTPN saat ini ditransaksikan untuk di FY10F/FY11F pada level 4,1x/3,1x PBV dan 16,9x/12,0x PE. TP Rp11.700 – HOLD.

Pendapatan Bakrieland Development (ELTY) tumbuh hingga kuartal III-2010

Pendapatan ELTY diperkirakan mencapai Rp800-900 miliar hingga kuartal III-2010. Tumbuh 22-37% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp656,4 miliar. Pertumbuhan tersebut ditopang peningkatan unit bisnis city property dan hotel & resort. Hingga akhir tahun, Perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp1,3 triliun atau tumbuh 22,6% dibandingkan 2009 sebesar Rp1,06 triliun dan laba bersih diproyeksikan tumbuh 20-30%. 

Bank of Tokyo-Mitsubishi akan akuisisi bank

Bank of Tokyo-Mitsubishi akan akuisisi bank masuk ke UMKM. Namun perusahaan masih belum mau memberikan nama bank yang menjadi target akuisisi. Saat ini BTMU telah menyalurkan kredit ke sektor UMKM melalui kerjasama dengan BBRI dengan telah menyalurkan kredit ke 400.000 debitur. 

United Tractor (UNTR) capai penjualan kuartal III-2010 sebanyak 4,100 unit

UNTR capai penjualan 3Q10 sebanyak 4.100 unit (82% dari target). Hingga akhir tahun total penjualan ditargetkan mencapai 5.000 unit. Jika tercapai, maka penjualan tahun ini akan mengalami kenaikan 60,7% yoy dari penjualan 2009 sebanyak 3.111 unit.

Laba bersih Tower (TOWR) di kuartal III-2010 turun 85% yoy

Total laba per 3Q10 menjadi Rp70,78 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp504,62 miliar. Penurunan disebabkan lonjakan beban usaha yang meningkat dari Rp70,68 miliar menjadi Rp103,8 miliar (47% yoy) disisi lain beban pokok juga melonjak dari Rp45,63 miliar menjadi Rp67,61 miliar (+48%  yoy). Pendapatan sendiri masih dibukukan naik 28,7% yoy menjadi Rp1,01 triliun.

Kinerja PT Indocement turun

Selama September, penjualan semen INTP turun 29,4%. Menyusutnya konsumsi semen domestik menyebabkan penjualan semen sejumlah emiten selama September menurun.

Harga jagung membayangin Charoen Pokphand Indonesia (CPIN)

PT Charoen Pokphand yakin tetap menghasilkan kinerja yang bagus di tengah kenaikan harga komoditas. Presiden Direktur CPIN mengakui kenaikan ini akan meningkatkan ongkos produksi yang berujung pada kenaikan harga.

Page 9 of 84